Archive | August, 2012

Aku dan The Panas Dalam

13 Aug

AKU DAN THE PANAS DALAM

 

Siang ini di H-6 Lebaran idul fitri. Aku dan teman sekamar ku Oki masih tiduran manis di kost.  Kami berdua sangat khidmat mengerjakan pekerjaan bermalas-malasan kami kali ini Sambil dengerin lagu-lagu The Panas Dalam. Oki nampak asik tiduran dengan BB baru nya yang second. Sementara aku sendiri sedang menulis-nulis sambil mengikuti alunan lirik lagu The Pandal yang lucu. Oh,ya saat ini aku sedang mendengarkan lagu nya yang berjudul “ Kelamin Uber Ales ”.

Liriknya Lucu seperti main-main dan asal-asalan. Tapi kalo dipikir lagi ada benernya juga. Oke, buat yang penasaran ini saya share sedikit lirik nya. 😀

 

“Siapapun kamu

Bagaimanapun Ujung-ujungnya minta kelamin.

Mengaku punya Cinta Murni.

Cantik tanpa Kelamin Percuma “

 

Iya , selama ini kita terlalu banyak mensinetronisasikan kata-kata kepasangan. Padahal kita tau kan ujung dari semua itu.  Hahaha.. mungkin terlalu banyak kenyataan yang bila diungkapkan terdengar vulgar. Oke, maapkan saya. Karna saya pribadi berpikir hanya sedikit laki-laki yang bisa mencintai pasangannya tanpa mengharapkan kelamin. Sedikit sekali teman. Maap.. L

 

*dikeplak cewek-cewek*

 

Well, Terima kasih pagiku kali ini  yang terbuat dari salah satu band favorit  yang diimami oleh Ayah Pidi Baiq.  Salam Jari kelingking. Sampai kita berjumpalitan.

Advertisements

Aku Muak

8 Aug

Saat ini, ketika aku sudah hampir muak dengan segalal macam dusta. dusta yang selalu membuat aku. oh tidak! , bukan hanya aku. teman-teman ku juga. kami berdusta seolah-olah kami telah menjadi sempurna. padahal aku dan teman-temanku tau semuanya takkan pernah sempurna. Kecuali Andra and the backbone mungkin.

 

Baiklah, lupakan soal kesempurnaan. karna ada hal basi lain yang menggangguku saat ini. kalian mau tau ? Celoteh para manusia yang setiap hari menghiasi TV kamar ku. mereka seperti orang pintar. tapi aku rasa tidak. ada yang mengatasnamakan kepentingan rakyat. ada juga yang mengatasnamakan agama. tapi celoteh nya terasa memuakan. mungkin karena keseringan.Mereka seperti nabi yang setiap perkataannya wajib untuk dituruti.

Ohya, Tidak hanya itu. Aku juga muak dengan keseragaman yang harus diikuti agar aku tak terlihat “salah”. aku muak ! benar-benar muak !

Aku muak dengan kehidupan muda-mudi yang dibutakan oleh cinta. Aku muak ketika melihat wanita muda yang merengek-rengek di account twitter nya karena diputusi sang pacar. Aku muak melihat pria yang sibuk membahagiakan pacarnya. yang belum tentu mencintainya setulus ibunya. Tapi lupa cara untuk membahagiakan ibunya.

Kenapa kalian begitu memuakan?

Apa aku juga begitu membosankan dimata kalian karena tidak melakukan seperti apa yang kalian lakukan??

 

Ayolah teman, ini hidup. banyak hal-hal indah dan asik untuk kita lakukan. selain melakukan hal-hal yang orang kebanyakan lakukan. sedahlah, berhenti menjadi sempurna. berhentilah menjadi seragam. hargai diri kalian dan jadilah diri sendiri.

Karena kita memang berbeda dan tak sempurna.