aku dan ayah

15 Jul

Tidak semua anak kagum dengan orang tua nya.  ada anak yang kagum dengan orang tua nya secara terang-terangan dan ada juga anak yang kagum dengan diam-diam. aku termasuk yang terakhir.  aku suka diam-diam mengagumi sosok ayah. aku suka caranya mendidikku dengan diam. walaupun keras dan kalau bicara tak pernah mau kalah. aku suka caranya mencintai , memarahi , mencandai , menyindir dan menasehati ibu.

ayah, aku pernah sangat membencimu . ketika kau memarahi ibu.

Aku juga pernah sangat membencimu . ketika kau memaki ku karna aku tak belajar malam dan sibuk menonton tv waktu aku kecil dulu.

Dan kau tau, aku pernah sangat membencimu. ketika kita berdebat tentang agama.

ayah, aku pernah sangat membencimu. ketika kau mengecilkan hatiku ketika aku memilih jalan hidup untuk tidak menjadi profesional.

Tapi  semua kebencian itu hilang ketika aku mengingat tanggung jawab mu sebagai kepala keluarga. kau hebat !! sangat hebat!!

walaupun tak pernah ku dengar dari mulut mu kau menyayangi ku. tapi aku mengerti. kau hanya tak ingin terlihat cengeng karena menangis di depan ku.

Dasar Lelaki !  😀

Cukup lah bagiku semua pengorbanan mu itu yang berbicara. tak sedikit pun kau lelah  mencintai dan menjagaku secara diam-diam. seperti aku yang bangga dan  sayang padamu juga dengan diam-diam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: